Rintihan Kaum Lapar

Sunday, 13 November 2016


Jeritku kaum lapar

Di bawah jembatan kami menggelepar
Berteman dengan sampah
Berselimut asap-asap hitam
Bermusik suara klakson

Zaman yang semakin sedan
Ciptakan tahta kesakitan
Bermodal janji-janji
Dan apa yang terjadi ?!
Perternakan tikus-tikus
Berjas mewah, menaiki Mercedes Audi
Membangun gedung-gedung tinggi
Hingga kau tak mendengar jerit kami

Kini kau duduk di jajaran para petinggi
Berbasa - basa kesana kemari
Menghambur - hamburkan uang kami
Untuk memanaskan ragamu
Tak pernah kenyang
Tak pernah berhenti, meskipun jeruji besi menanti


#eld#kunamaikaubintangterang#owl#poetry

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2016. Ku Namai Kau Bintang Terang.
Design by Herdiansyah Hamzah. & Distributed by Free Blogger Templates
Creative Commons License